Profile
Yayasan Pendidikan Islam Inayatul Amanah
Membentuk generasi Madani, Cerdas, Berilmu, Bertaqwa, dan Semangat Berkarya untuk kemajuan masyarakat
Sejarah Singkat
YPI Inayatul Amanah
Pada tahun 1980, Sekolah Agama (Madrasah) Al Inayah didirikan oleh Almaghfurlah Ust. Tata Sutirta bin Mad jusi, dengan proses belajar dilakukan pada waktu siang di bangunan SDN Parakan, Desa Parakan, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor. Setahun kemudian, pada 1981, madrasah tersebut berpindah ke lokasi baru di daerah RT. 02/03 Kampung Babakan Ciomas, Desa Parakan, menggunakan lahan wakaf seluas lebih dari 100 meter yang diberikan oleh Ibu Amah binti Arjani, dan di situ dibangun satu ruang belajar yang besar untuk Madrasah Al Inayah. Pada tahun yang sama (1981), setelah meninggalnya Ust. Tata Sutirta, para tokoh di desa, termasuk Bapak Mad jusi (ayah dari Almarhum Ust. Tata), Bapak Sahip Apun, dan Bapak Jumat, dengan dukungan Bapak H. Arsudin yang pada waktu itu menjabat sebagai Kepala Desa Parakan, menyerahkan pengelolaan Madrasah Al Inayah kepada Bapak Nursaid Madjadji dan Istrinya (Ibu Amanah), yang kemudian mengelola madrasah tersebut sepenuhnya. Madrasah Al Inayah kemudian tumbuh dan berkembang menjadi Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Inayah ( tahun 1990), Majlis Ta’lim Al Inayah ( th. 1987) , Raudhotul Athfal (RA) Al Inayah ( th 2000), Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Inayah ( th. 1996), serta Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) YASPI ( th. 2010) dibawah naungan Yayasan Pendidikan Islam Al Inayah, yang kini telah berubah nama menjadi Yayasan Pendidikan Islam Inayatul Amanah.
MOTO
Yayasan Pendidikan Islam
Inayatul Amanah
TUMBUH DENGAN ILMU, UNGGUL DALAM KARYA, MULYA DALAM TAQWA
Tumbuh dengan ilmu
Menunjukan proses belajar berkelanjutan yang menjadi fondasi berkembangnya potensi akal peserta didik.
Unggul dalam Karya
Menegaskan hasil nyata dari proses belajar tersebut (bukan sekedar tahu), tetapi mampu menghasilkan karya, kreativitas dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Mulia dalam taqwa
Menjadi mahkota atau puncak dari seluruh proses, bahwa kecerdasan dan karya yang dicapai tetap berpijak pada kerendhan hati dan keleluhuran ahlak di hadapan Allah SWT